Bismillahirrahmaanirrohimm
Assalamualaikum Wbr.
Allah Yang Mahakuasa, Maha Pengasih, dan Maha Penyayang, telah berfirman dalam al-Qur'an bahawa Dia dekat dengan manusia dan akan mengabulkan permohonan orang-orang yang berdoa kepada-Nya. Adapun salah satu ayat yang membincangkan masalah tersebut adalah:
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi-Ku, dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (Q.s. al-Baqarah: 186).
Sebagaimana dinyatakan dalam ayat di atas, Allah itu dekat kepada setiap orang. Dia Maha Mengetahui keinginan, perasaan, fikiran, kata-kata yang diucapkan, bisikan, bahkan apa saja yang tersembunyi dalam hati setiap orang. Dengan demikian, Allah Mendengar dan Mengetahui setiap orang yang berpaling kepada-Nya dan berdoa kepada-Nya. Inilah kurnia Allah kepada manusia dan sebagai wujud dari kasih-sayang-Nya, rahmat-Nya, dan kekuasaan-Nya yang tiada batas.
Allah memiliki kekuasaan dan pengetahuan yang tiada batas. Dialah Pemilik segala sesuatu di seluruh alam semesta. Setiap makhluk, setiap benda, dari orang-orang yang tampaknya paling kuat hingga orang-orang yang sangat kaya, dari binatang-binatang yang sangat besar hingga yang sangat kecil yang mendiami bumi, semuanya milik Allah dan semuanya berada dalam kehendak-Nya dan pegaturan-Nya yang mutlak.
Seseorang yang beriman terhadap kebenaran ini dapat berdoa kepada Allah mengenai apa saja dan dapat berharap bahawa Allah akan mengabulkan doa-doanya. Misalnya, seseorang yang mengidap penyakit yang tidak dapat disembuhkan tentu saja akan berusaha untuk melakukan berbagai macam pengobatan. Namun ketika mengetahui bahawa hanya Allah yang dapat memberikan kesihatan, lalu ia pun berdoa kepada-Nya memohon kesembuhan. Demikian pula, orang yang mengalami ketakutan atau kecemasan dapat berdoa kepada Allah agar terbebas dari ketakutan dan kecemasan. Seseorang yang menghadapi kesulitan dalam menyelesaikan pekerjaan dapat berpaling kepada Allah untuk menghilangkan kesulitannya. Seseorang dapat berdoa kepada Allah untuk memohon berbagai hal yang tidak terhitung banyaknya seperti untuk memohon bimbingan kepada jalan yang benar, untuk dimasukkan ke dalam surga bersama-sama orang-orang beriman lainnya, agar lebih meyakini surga, neraka, Kekuasaan Allah, untuk kesihatan, dan sebagainya. Inilah yang telah ditekankan Rasulullah saw. dalam sabdanya:
"Mahukah aku beritahukan kepadamu suatu senjata yang dapat melindungimu dari kejahatan musuh dan agar rezekimu bertambah?" Mereka berkata, "Tentu saja wahai Rasulullah." Beliau bersabda, "Serulah Tuhanmu siang dan malam, Kerana 'doa' itu merupakan senjata bagi orang yang beriman."[1]
Namun demikian, terdapat rahasia lain di balik apa yang diungkapkan dalam al-Qur'an yang perlu kita bincangkan dalam masalah ini. Sebagaimana Allah telah menyatakan dalam ayat:
“Dan manusia berdoa untuk kejahatan sebagaimana ia berdoa untuk kebaikan. Dan manusia itu tergesa-gesa.” (Q.s. al-Isra':11).
Tidak setiap doa yang dipanjatkan oleh manusia itu bermanfaat. Misalnya seseorang memohon kepada Allah agar diberi harta dan kekayaan yang banyak untuk anak-anaknya kelak. Akan tetapi Allah tidak melihat kebaikan di dalam doanya itu. Yakni, kekayaan yang banyak itu justeru dapat memalingkan anak-anak tersebut dari Allah. Dalam hal ini, Allah mendengar doa orang tersebut, menerimanya sebagai amal ibadah, dan mengabulkannya dengan cara yang sebaik-baiknya. Sebagai contoh lainnya, seseorang berdoa agar tidak terlambat dalam memenuhi perjanjian. Namun tampaknya lebih baik baginya jika ia sampai di tujuan setelah waktu yang ditentukan, Kerana ia dapat bertemu dengan seseorang yang memberikan sesuatu yang lebih bermanfaat untuk kehidupan yang abadi. Allah mengetahui masalah ini, dan Dia mengabulkan doa bukan berdasarkan apa yang difikirkan orang itu, tetapi dengan cara yang terbaik. Yakni, Allah mendengar doa orang itu, tetapi jika Dia melihat tidak ada kebaikan dalam doanya itu, Dia memberikan apa yang terbaik bagi orang itu. Tentu saja hal ini merupakan rahasia yang sangat penting.
Ketika doa tidak dikabulkan, orang-orang tidak menyadari tentang rahasia ini, mereka menyangka bahawa Allah tidak mendengar doa mereka. Sesungguhnya hal ini merupakan keyakinan orang-orang bodoh yang sesat, Kerana “Allah itu lebih dekat kepada manusia daripada urat lehernya sendiri.” (Q.s. Qaf: 16).
Dia Maha Mengetahui perkataan apa saja yang diucapkan, apa saja yang difikirkan, dan peristiwa apa saja yang dialami seseorang. Bahkan ketika seseorang tertidur, Allah mengetahui apa yang ia alami dalam mimpinya. Allah adalah Yang menciptakan segala sesuatu. Oleh Kerana itu, bila saja seseorang berdoa kepada Allah, ia harus menyadari bahawa Allah akan menerima doanya pada saat yang paling tepat dan akan memberikan apa yang terbaik baginya.
Doa, di samping sebagai bentuk amal ibadah, juga merupakan kurnia Allah yang sangat berharga bagi manusia, Kerana melalui doa, Allah akan memberikan kepada manusia sesuatu yang Dia pandang baik dan bermanfaat bagi dirinya. Allah menyatakan pentingnya doa dalam sebuah ayat:
“Katakanlah: 'Tuhanku tidak mengindahkan kamu, andaikan tidak Kerana doamu. Tetapi kamu sungguh telah mendustakan-Nya, Kerana itu kelak azab pasti akan menimpamu'.” (Q.s. al-Furqan: 77)
Allah Mengabulkan Doa Orang-orang yang Menderita dan Berada dalam Kesulitan
Doa adalah saat-saat ketika kedekatan seseorang dengan Allah dapat dirasakan. Sebagai hamba Allah, seseorang sangat memerlukan Dia. Hal ini Kerana ketika seseorang berdoa, ia akan menyadari betapa lemahnya dan betapa hinanya dirinya di hadapan Allah, dan ia menyadari bahawa tidak seorang pun yang dapat menolongnya kecuali Allah. Keikhlasan dan kesungguhan seseorang dalam berdoa tergantung pada sejauh mana ia merasa memerlukan. Misalnya, setiap orang berdoa kepada Allah untuk memohon keselamatan di dunia. Namun, orang yang merasa putus asa di tengah-tengah medan perang akan berdoa lebih sungguh-sungguh dan dengan berendah diri di hadapan Allah. Demikian pula, ketika terjadi badai yang menerpa sebuah kapal atau pesawat terbang sehingga terancam bahaya, orang-orang akan memohon kepada Allah dengan berendah diri. Mereka akan ikhlas dan berserah diri dalam berdoa. Allah menceritakan keadaan ini dalam sebuah ayat:
“Katakanlah: Siapakah yang dapat menyelamatkan kamu dari bencana di darat dan di laut, yang kamu berdoa kepada-Nya dengan berendah diri dengan suara yang lembut: 'Sesungguhnya jika Dia menyelamatkan kami dari (bencana) ini, tentulah kami menjadi orang-orang yang bersyukur'.” (Q.s. al-An'am: 63).
Di dalam al-Qur'an, Allah memerintahkan manusia agar berdoa dengan merendahkan diri:
“Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (Q.s. al-A'raf: 55).
Dalam ayat lainnya, Allah menyatakan bahawa Dia mengabulkan doa orang-orang yang teraniaya dan orang-orang yang berada dalam kesusahan:
“Atau siapakah yang mengabulkan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu sebagai khalifah di bumi? Apakah ada tuhan lain selain Allah? Sedikit sekali kamu yang memperhatikannya.” (Q.s. an-Naml: 62).
Tentu saja orang tidak harus berada dalam keadaan bahaya ketika berdoa kepada Allah. Contoh-contoh ini diberikan agar orang-orang dapat memahami maknanya sehingga mereka berdoa dengan ikhlas dan merenungkan saat kematian, ketika seseorang tidak lagi merasa lalai sehingga mereka berpaling kepada Allah dengan keikhlasan yang dalam. Dalam pada itu, orang-orang yang beriman, yang dengan sepenuh hati berbakti kepada Allah, selalu menyadari kelemahan mereka dan kekurangan mereka, mereka selalu berpaling kepada Allah dengan ikhlas, sekalipun mereka tidak berada dalam keadaan bahaya. Ini merupakan ciri penting yang membezakan mereka dengan orang-orang kafir dan orang-orang yang imannya lemah.
Tidak Ada Pembatasan Apa pun dalam Berdoa
Seseorang dapat memohon apa saja kepada Allah asalkan halal. Hal ini Kerana sebagaimana telah disebutkan terdahulu, Allah adalah satu-satunya penguasa dan pemilik seluruh alam semesta; dan jika Dia menghendaki, Dia dapat memberikan kepada manusia apa saja yang Dia inginkan. Setiap orang yang berpaling kepada Allah dan berdoa kepada-Nya, haruslah meyakini bahawa Allah berkuasa melakukan apa saja dan bersungguh-sungguhlah dalam berdoa sebagaimana disabdakan oleh Nabi saw.[2] Ia perlu mengetahui bahawa mudah saja bagi-Nya untuk memenuhi keinginan apa saja, dan Dia akan memberikan apa yang diminta oleh seseorang jika di dalamnya terdapat kebaikan bagi orang itu dalam doa tersebut. Doa-doa para nabi dan orang-orang beriman yang disebutkan dalam al-Qur'an merupakan contoh bagi orang-orang beriman tentang hal-hal yang dapat mereka mohon kepada Allah. Misalnya, Nabi Zakaria a.s. berdoa kepada Allah agar diberi keturunan yang diridhai, dan Allah pun mengabulkan doanya, meskipun istrinya mandul:
“Iaitu ketika ia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang lembut. Ia berkata: 'Ya Tuhanku, sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah dipenuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada-Mu, ya Tuhanku. Dan sesungguhnya aku khuwatir terhadap mawaliku sepeninggalku, sedang istriku adalah seorang yang mandul, maka anugerahilah aku dari sisi-Mu seorang putra. Yang akan mewarisi aku dan mewarisi sebahagian keluarga Ya'qub; dan jadikanlah ia ya Tuhanku, seorang yang diridhai'.” (Q.s. Maryam: 3-6).
Maka Allah mengabulkan doa Nabi Zakaria dan memberikan kepadanya berita gembira tentang Nabi Yahya a.s.. Setelah menerima berita gembira tentang seorang anak lakilaki, Nabi Zakaria merasa hairan Kerana istrinya mandul. Jawapan Allah kepada Nabi Zakaria menjelaskan tentang sebuah rahasia yang hendaknya selalu dicamkan dalam hati orang-orang yang beriman:
“Zakaria berkata, 'Ya Tuhanku, bagaimana akan ada anak bagiku, padahal istriku adalah seorang yang mandul dan aku sesungguhnya sudah mencapai umur yang sangat tua.' Tuhan berfirman, 'Demikianlah.' Tuhan berfirman, 'Hal itu mudah bagi-Ku, dan sesungguhnya telah Aku ciptakan kamu sebelum itu, padahal kamu belum ada sama sekali'.” (Q.s. Maryam: 8-9)
Ada beberapa Nabi lainnya yang disebutkan dalam al-Qur'an yang doa-doa mereka dikabulkan. Misalnya, Nabi Nuh a.s. memohon kepada Allah untuk menimpakan azab kepada kaumnya yang tersesat meskipun ia telah berusaha sekuat tenaga untuk membimbing mereka kepada jalan yang lurus. Sebagai jawapan dari doanya, Allah menimpakan azab besar kepada mereka yang tercatat dalam sejarah.
Nabi Ayub a.s. menyeru Tuhannya ketika ia sakit, ia berkata, “… Sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.” (Q.s. al-Anbiya': 83). Sebagai jawapan terhadap doa Nabi Ayub, Allah berfirman sebagai berikut:
“Maka Kami pun mengabulkan doanya itu, lalu Kami hilangkan penyakit yang menimpanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan bilangan mereka, sebagai suatu rahmat dari sisi Kami dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah.” (Q.s. al-Anbiya': 84).
Allah mengabulkan Nabi Sulaiman a.s. yang berdoa, “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh siapa pun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi.” (Q.s. Shad: 35). Maka Allah mengaruniakan kekuasaan yang besar dan kekayaan yang banyak kepadanya.
Oleh Kerana itu, orang-orang yang berdoa hendaknya mencamkan dalam hati ayat ini, “Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya, 'Jadilah.' Maka terjadilah ia.” (Q.s. Yasin: 82)
Sebagaimana dinyatakan dalam ayat ini, segala sesuatu itu mudah bagi Allah dan Dia Mendengar dan Mengetahui setiap doa.
Allah Memberi Kurnia di Dunia ini bagi Orang-orang yang Menginginkannya, Tetapi di Akhirat Mereka akan Menderita Kerugian
Orang-orang yang tidak memiliki ketakwaan kepada Allah dalam hatinya, dan imannya sangat lemah terhadap kehidupan akhirat, hanyalah menginginkan keduniaan. Mereka meminta kekayaan, harta benda, dan kedudukan hanyalah untuk kehidupan di dunia ini. Allah memberi tahu kita bahawa orang-orang yang hanya menginginkan keduniaan tidak akan memperoleh pahala di akhirat. Tetapi bagi orang-orang yang beriman, mereka berdoa memohon dunia dan akhirat Kerana mereka percaya bahawa kehidupan di akhirat sama pastinya dan sama dekatnya dengan kehidupan dunia ini. Tentang masalah ini, Allah menyatakan sebagai berikut:
“Di antara manusia ada orang yang berdoa, 'Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia,' dan tidak ada baginya bagian di akhirat. Dan di antara mereka ada orang yang berdoa, 'Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan peliharalah kami dari siksa neraka.' Mereka itulah orang-orang yang mendapat bagian dari apa yang mereka usahakan, dan Allah sangat cepat perhitungan-Nya.” (Q.s. al-Baqarah: 200-2).
Orang-orang yang beriman juga berdoa memohon kesihatan, kekayaan, ilmu, dan kebahagiaan. Akan tetapi, semua doa mereka adalah untuk mencari keridhaan Allah dan untuk memperoleh kebaikan bagi agamanya. Mereka memohon kekayaan misalnya, adalah untuk digunakan di jalan Allah. Berkenaan dengan masalah ini, Allah memberikan contoh tentang Nabi Sulaiman di dalam al-Qur'an. Jauh dari keinginan untuk memperoleh dunia, doa Nabi Sulaiman untuk meminta kekayaan adalah demi tujuan mulia untuk digunakan di jalan Allah, untuk menyeru manusia kepada agama Allah, dan agar dirinya sibuk berdzikir kepada Allah. Kata-kata Nabi Sulaiman sebagaimana yang diceritakan dalam al-Qur'an menunjukkan niatnya yang ikhlas:
“Sesungguhnya aku menyukai kesenangan terhadap barang yang baik Kerana ingat kepada Tuhanku.” (Q.s. Shad: 32).
Maka Allah mengabulkan doa Nabi Sulaiman a.s. tersebut dengan mengaruniakan kepadanya kekayaan yang sangat banyak di dunia dan ia akan memperoleh pahala di akhirat. Dalam pada itu, Allah juga mengabulkan keinginan orang-orang yang hanya menghendaki kehidupan dunia, namun azab yang pedih menunggu mereka di akhirat. Keuntungan yang telah mereka peroleh di dunia ini tidak akan mereka peroleh lagi di akhirat kelak.
Kenyataan yang sangat penting ini diceritakan dalam al-Qur'an sebagai berikut:
“Barangsiapa menghendaki keuntungan di akhirat, akan Kami tambah keuntungan itu baginya, dan barangsiapa menghendaki keuntungan di dunia, Kami akan memberikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia, dan tidak ada baginya bagian sedikit pun di akhirat.” (Q.s. asy-Syura: 20).
“Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang, maka Kami segerakan baginya di dunia apa yang Kami kehendaki bagi orang yang Kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka Jahanam, ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir.” (Q.s. al-Isra': 18).
_____________________________________
Nota:
1. Buyuk Hadis Kulliyati (Kumpulan Hadis Besar), Cemulfevaid min Cami'il-usul dan Mecma'iz-zevaid, Imam Muhammad bin Muhammad bin Sulayman er-Rudani.
2. Sahih Bukhari, Jilid 8, Buku 75, Nomor 351.
Dipetik dari Penulis: Harun Yahya.
Panglima7
Read more...
"Wahai Tuhanku, demi nikmat-nikmat yang Engkau kurniakan kepadaku, (peliharalah daku) supaya aku tidak akan menjadi penyokong kepada golongan yang bersalah". Surah Al-Qasas ayat 17. Apabila dikatakan kepada mereka: "Marilah kamu (tunduk) kepada hukum yang Allah telah turunkan dan kepada hukum Rasul", niscaya kamu lihat orang-orang munafik menghalangi (manusia) dengan sekuat-kuatnya dari (mendekati) kamu. Surah An-Nisa Ayat 61
Pengikut-Pengikut Panglima7
Kalendar Islam
Jun 19, 2012
Jun 14, 2012
Makanan Untuk 2 Orang Cukup Untuk 3 Orang.
Bismillahirrahmaanirrohimm.
Assalamualaikum Wbr.
Nabi Saw berpesan pada kita...Umat Islam..
Gambar dipetik dari http://eddyeddie.blogspot.com/2008/09/iftar-sus.html
Dan daripada Abu Hurairah ra juga katanya, Rasulullah saw bersabda "makanan untuk dua orang mencukupi untuk tiga orang dan makanan untuk tiga orang mencukupi untuk empat orang." (AlBukhori dan Muslim)
Sebenarnya...makanan itu cukup. Yang jadi tak cukup bila kita ambil terlebih dari sepatutnya...kemudian tak habis makan lalu dibuang.. Kawan yg datang kemudian......lauk dah tinggal reca ajer.
Panglima7.
Read more...
Jun 13, 2012
Isu PTPTN : Kerajaan BN Mula Panik.
Bismillahirrahmaanirrohimm.
Assalamualaikum wbr.
Petikan Sinar Harian
SHAH ALAM - Menteri Besar, Tan Sri Khalid Ibrahim mendakwa kesediaan Kerajaan Negeri Selangor mencari dana bagi membantu penuntut Universiti Selangor (Unisel) telah mengakibatkan Barisan Nasional(BN) kelam-kabut dan menarik balik pembekuan pinjaman Perbadanan Tabung Pendidikan Tinggi Nasional (PTPTN).
Khalid berkata, ekoran masalah yang dihadapi pelajar Unisel, dianggarkan 1,076 orang, menyebabkan kerajaan negeri mencari sumber kewangan lain bagi membantu mereka.
“Hasil daripada pelbagai usaha kita sudah ada duit sebanyak RM30 juta bagi membantu pelajar selepas dinafikan hak mendapat pinjaman di bawah PTPTN.
“Kerajaan BN ugut dengan menarik balik pinjaman yang diberi kepada pelajar. Mereka ingat kita tidak pandai kira untuk mencari duit.
“Akhirnya selepas kita sudah ada RM30 juta, tiba-tiba malam tadi (kelmarin) PTPTN mengumumkan membuka semula pinjaman kepada pelajar Unisel,” kata beliau pada ceramah perdana di padang Majlis Daerah Ketereh Perbandaran Islam, Ketereh, malam tadi.
Langkah menggunakan aset Kerajaan Negeri itu diumumkan lewat kelmarin.
Khamis lalu, Menteri Pengajian Tinggi, Datuk Seri Mohamed Khalid Nordin dilaporkan berkata, tindakan pembekuan pinjaman PTPTN itu dibuat untuk memberi peluang kepada kerajaan negeri Selangor yang mahu pendidikan di negara ini, termasuk di peringkat tinggi diberi secara percuma, membuktikan perkara itu.
Semalam, Pengerusi PTPTN, Datuk Ismail Mohamed Said berkata, agensi itu menarik balik pembekuan kemudahan pinjaman kepada penuntut Unisel berkuat kuasa serta-merta.
"Menteri Pengajian Tinggi telah pun menghantar surat kepada Unisel mengenai penarikan balik pembekuan pinjaman PTPTN dan para pelajar boleh memohon PTPTN seperti biasa," katanya dipetik Harakah Daily.
Beliau berkata, keputusan itu dibuat selepas mendapat respons daripada pelbagai pihak terutama daripada ibu bapa pelajar yang mahu sekatan itu ditarik balik.
"Mereka berkata sekiranya PTPTN meneruskan pembekuan tersebut anak-anak mereka terpaksa berhenti belajar sebab tidak mampu menaggung kos pembelajaran di situ," katanya.
Ismail berkata, langkah menarik balik sekatan itu juga dibuat ekoran Kerajaan Negeri Selangor yang merupakan pemilik Unisel dilihat tidak mampu menyediakan pendidikan percuma di negeri itu.
Turut hadir pada ceramah malam tadi ialah Ketua Umum PKR, Datuk Seri Anwar Ibrahim; Setiausaha Agung, Datuk Saifuddin Nasution Ismail; Pengarah Strategi parti itu, Rafizi Ramli;
Ketua PKR Kelantan, Abdul Aziz Kadir dan Yang Dipertua Pas Ketereh, Wan Ismail Wan Jusoh.
Isu PTPTN menjadi hangat apabila Pakatan Rakyat (PR) dalam Buku Jingga menawarkan memberi pendidikan percuma kepada rakyat, dengan mengembalikan semula biasiswa yang ditukar menjadi pinjaman di bawah kerajaan BN sekarang.
Anwar pula memberitahu sekiranya PR menguasai Putrajaya pada Pilihan Raya Umum ke-13 (PRU13), langkah pertama akan diambil mengisytihar memberi pendidikan percuma kepada rakyat.
Katanya, kerajaan hanya memerlukan sekitar RM5 bilion bagi memberi pendidikan percuma dan bantuan kepada pelajar setiap tahun.
“Setiap tahun kerajaan mendapat hasil daripada royalti petroleum sebanyak RM80 bilion, dan hanya RM5 bilion digunakan bagi tujuan pendidikan percuma.
“Kita masih lagi ada RM75 bilion, bagaimanapun pula ada pihak menganggap negara boleh bankrap dengan menyediakan pendidikan percuma. Saya pun tidak faham kaedah matematik yang mereka gunakan,” ujarnya.
Panglima7
Read more...
Jun 12, 2012
Cepat Pun Salah, Lambat Lagi Laa..Gelabah !!.
Bismillahirrahmaanirrohimm.
Assalamualaikum wbr.
Rasanya semua pihak sudah bersedia menghadapi PilihanRaya Umum kali ini. Cuma menunggu gendang perang berbunyi. Dalam akhbar pro BNbermacam-macam bunyi dan paluan di dendangkan sebagai tanda pilihanraya semakin hampir.
Apa pun.....nampak ada kerisauan di pihak memanda Najib untuk mempercepatkan pilihanraya ini. Jika dipercepatkan...kemungkinan hilangnya kuasa yang dipegang sekarang semakin mencengkam. Cepat pun salah, lambat lagi gelabah. Maka imbuhan terpaksa diberikan, maka keluarlah cadangan akan BR1M2.
Pokai-pokailah...asalkan dapat kuasa.
Jika sekiranya menang...selepas pilihanraya......berlambaklah cukai-cukai yang wajib dibayar oleh rakyat.
bagi menimbus kembali lubang dari BR1M1 dan BR1M2, juga FELDA, Kenaikan Gaji Kerajaan dan Polis.
Panglima7
Menanti.
Read more...
Assalamualaikum wbr.
Rasanya semua pihak sudah bersedia menghadapi PilihanRaya Umum kali ini. Cuma menunggu gendang perang berbunyi. Dalam akhbar pro BNbermacam-macam bunyi dan paluan di dendangkan sebagai tanda pilihanraya semakin hampir.
Apa pun.....nampak ada kerisauan di pihak memanda Najib untuk mempercepatkan pilihanraya ini. Jika dipercepatkan...kemungkinan hilangnya kuasa yang dipegang sekarang semakin mencengkam. Cepat pun salah, lambat lagi gelabah. Maka imbuhan terpaksa diberikan, maka keluarlah cadangan akan BR1M2.
Pokai-pokailah...asalkan dapat kuasa.
Jika sekiranya menang...selepas pilihanraya......berlambaklah cukai-cukai yang wajib dibayar oleh rakyat.
bagi menimbus kembali lubang dari BR1M1 dan BR1M2, juga FELDA, Kenaikan Gaji Kerajaan dan Polis.
Panglima7
Menanti.
Read more...
May 29, 2012
Siapa kata...Mengundi ISLAM tak masuk syurga....????
Bismillahirrahmaanirrohimm.
Assalamualaikum Wbr.
Pengikut dan penyokong bertelagah dgn pemimpin mereka di pintu neraka..... Pemimpin mana yg dimaksudkan Allah ini??.......Pemimpin Parti -Parti Politik lah.. yang MENOLAK ISLAM AL-QURAN dan Sunnah Rasul sebagai panduan hidup di dunia ini..
[33.66] Pada hari ketika muka mereka dibolak-balikkan dalam neraka, mereka berkata: "Alangkah baiknya, andai kata kami taat kepada Allah dan taat (pula) kepada Rasul".
[33.67] Dan mereka berkata: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah mentaati pemimpin-pemimpin dan pembesar-pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan (yang benar).
[33.68] Ya Tuhan kami, timpakanlah kepada mereka azab dua kali lipat dan kutuklah mereka dengan kutukan yang besar".
Surah Al-Ahzab Ayat 66-68.
[37.28] Pengikut-pengikut mereka berkata (kepada pemimpin-pemimpin mereka): "Sesungguhnya kamulah yang datang kepada kami dari kanan".
[37.29] Pemimpin-pemimpin mereka menjawab: "Sebenarnya kamulah yang tidak beriman".
[37.30] Dan sekali-kali kami tidak berkuasa terhadapmu, bahkan kamulah kaum yang melampaui batas.
[37.31] Maka pastilah putusan (azab) Tuhan kita menimpa atas kita; sesungguhnya kita akan merasakan (azab itu).
Surah AsShaffat – ayat 28-31
Siapa kata...Mengundi ISLAM tak masuk syurga.......???? Siapa Kata Politik..., politik laaa............... jangan campur dengan agama.???
Ayat di atas tuu....haper tuan-puan ????....sampai mereka masuk neraka kerana mengikuti pemimpin2 mereka yang sesat dan menyesatkan.
Sesungguhnya Al-Quran itu benar.....ISLAM itu BENAR..........Syurga Neraka itu Benar.....Melayu itu hanya di dunia sahaja.
Panglima7
Read more...
Assalamualaikum Wbr.
Pengikut dan penyokong bertelagah dgn pemimpin mereka di pintu neraka..... Pemimpin mana yg dimaksudkan Allah ini??.......Pemimpin Parti -Parti Politik lah.. yang MENOLAK ISLAM AL-QURAN dan Sunnah Rasul sebagai panduan hidup di dunia ini..
[33.66] Pada hari ketika muka mereka dibolak-balikkan dalam neraka, mereka berkata: "Alangkah baiknya, andai kata kami taat kepada Allah dan taat (pula) kepada Rasul".
[33.67] Dan mereka berkata: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah mentaati pemimpin-pemimpin dan pembesar-pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan (yang benar).
[33.68] Ya Tuhan kami, timpakanlah kepada mereka azab dua kali lipat dan kutuklah mereka dengan kutukan yang besar".
Surah Al-Ahzab Ayat 66-68.
[37.28] Pengikut-pengikut mereka berkata (kepada pemimpin-pemimpin mereka): "Sesungguhnya kamulah yang datang kepada kami dari kanan".
[37.29] Pemimpin-pemimpin mereka menjawab: "Sebenarnya kamulah yang tidak beriman".
[37.30] Dan sekali-kali kami tidak berkuasa terhadapmu, bahkan kamulah kaum yang melampaui batas.
[37.31] Maka pastilah putusan (azab) Tuhan kita menimpa atas kita; sesungguhnya kita akan merasakan (azab itu).
Surah AsShaffat – ayat 28-31
Siapa kata...Mengundi ISLAM tak masuk syurga.......???? Siapa Kata Politik..., politik laaa............... jangan campur dengan agama.???
Ayat di atas tuu....haper tuan-puan ????....sampai mereka masuk neraka kerana mengikuti pemimpin2 mereka yang sesat dan menyesatkan.
Sesungguhnya Al-Quran itu benar.....ISLAM itu BENAR..........Syurga Neraka itu Benar.....Melayu itu hanya di dunia sahaja.
Panglima7
Read more...
May 23, 2012
SubhanAllah !! Bayi Lahir Bersama AlQuran Di Tangannya.
Subhanallah..Bayi Lahir Bersama Alquran Di Tangannya
btmmari.blogspot.
Posted by canang
Bayi Lahir Bersama Alquran Di Tangannya 7 Mei 2012 seorang bayi dilahirkan dengan tangannya menggenggam Al-Quran kecil. Keajaiban ini telah menyebabkan ibunya dab abangnya memeluk agama Islam pada tanggal 13 Mei 2012. Peristiwa menakjubkan ini telah disaksikan sendiri oleh ulamak terkenal Nigeria Sheikh Abd Rahman Olanrewaju dan beliau sendiri menamakan bayi tersebut dengan nama Abdul Wahab Iyanda. Ulamak lain yang ikut serta ialah Sheikh Abdulrahman Sulaiman Adangba dan Dr Ramoni Tijani. Yang menariknya, bayi ini dilahirkan di sebuah gereja di Mushin, Lagos State, Southwest Nigeria. Semuanya adalah kehendak Allah swt. ALLAHUAKHBAR!
Panglima7
__._,_._
Read more...
May 19, 2012
Pemimpin Umno mengamuk dan isytihar keluar parti - TERBAEEKK !!!
Assalamualaikum Wbr....
Amikk ko....segala rahsia bawah karpet UMNO...semuanya terkeluar. UMNO memang kaki Rasuah. Tumbangkan Kerajaan BN.....Perak.
Panglima7
Read more...
May 9, 2012
Pengerusi @ YDP Persatuan Penduduk
Bismillahirrahmaanirrohimm.
Assalamualaikum Wbr.
Sejak aku dilantik sebagai Pengerusi/YDP Persatuan Penduduk (PPSR), dalam Mesyuarat Agung (AGM) PPSR pada 15hb April 2012 yang lalu,aku menjadi terlalu sibuk dengan program penduduk hingga tak dapat untuk di update blog aku ini.
Aku sendiri pun tak sangka yang aku akan dipilih kerana ramai yang boleh memimpin penduduk. Walaubagaimanapun aku tetap menggalas bahu bagi memenuhi amanah penduduk insyaALLAH walaupun puak-puak UMNO yang tidak dipilih kembali dalam AGM tersebut tidak berpuas hati.....mula meracun dan memboikot segala program yang jawatankuasa aku lakukan. Tentangan tersebut aku hadapi dengan sabar.
Aku sejukkan perasaan dan juga hati.
Kasihan....Mereka tidak dapat membezakan antara politik dan Persatuan Penduduk. Politik-politik laa...jangan bawa politik di dalam persatuan penduduk. Itu yang hancur dan berpecahbelah. Nak politik keluar dari persatuan dan tubuh la parti politik. Sekarang mereka menghasut kononnya aku berimejkan Presiden PAS di Cawangan aku. Macam-macam.!!
Setakat ini sahaja. InsyaAllah aku tetap akan berusaha aktif update seperti dahulu.
Panglima7.
Read more...
Assalamualaikum Wbr.
Sejak aku dilantik sebagai Pengerusi/YDP Persatuan Penduduk (PPSR), dalam Mesyuarat Agung (AGM) PPSR pada 15hb April 2012 yang lalu,aku menjadi terlalu sibuk dengan program penduduk hingga tak dapat untuk di update blog aku ini.
Aku sendiri pun tak sangka yang aku akan dipilih kerana ramai yang boleh memimpin penduduk. Walaubagaimanapun aku tetap menggalas bahu bagi memenuhi amanah penduduk insyaALLAH walaupun puak-puak UMNO yang tidak dipilih kembali dalam AGM tersebut tidak berpuas hati.....mula meracun dan memboikot segala program yang jawatankuasa aku lakukan. Tentangan tersebut aku hadapi dengan sabar.
Aku sejukkan perasaan dan juga hati.
Kasihan....Mereka tidak dapat membezakan antara politik dan Persatuan Penduduk. Politik-politik laa...jangan bawa politik di dalam persatuan penduduk. Itu yang hancur dan berpecahbelah. Nak politik keluar dari persatuan dan tubuh la parti politik. Sekarang mereka menghasut kononnya aku berimejkan Presiden PAS di Cawangan aku. Macam-macam.!!
Setakat ini sahaja. InsyaAllah aku tetap akan berusaha aktif update seperti dahulu.
Panglima7.
Read more...
Subscribe to:
Posts (Atom)
Blog Cawangan-Cawangan Pas
Blog-Blog Sahabat 4
Label
- Agama (118)
- Aku (19)
- Article (10)
- Berita (34)
- Hadis (1)
- Hebahan (4)
- Hiburan (13)
- Himpunan Kisah dan Teladan (12)
- Iklan (3)
- Isu Semasa Negara (5)
- Ke Arah Hidup Yang Kekal Abadi Lagi Abada (2)
- Khurafat Mistik Dan Batin..Bersiri (3)
- Kiriman (4)
- Luar Negara (12)
- Mari Belajar Tajwid. (2)
- Mari Mengenal Islam (2)
- Outstation (1)
- Politik (346)
- Politik. (115)
- Puisi (1)
- Sejarah (3)
- Sejarah Kepahlawan Bangsa Melayu (2)
- Semasa (4)
- Seram (3)
- Story (3)
- Sukan (6)
- Tolong Kami Bantu Kami (3)
- Ucapan (7)
