Pengikut-Pengikut Panglima7

Kalendar Islam

Nov 30, 2011

Berdoa Dengan Wasilah atau Tawassul.


Bismillahirrahmaanirrohimm.

Assalamualaikum Wbr.

Sesuatu yang baik itu....tentu sekali Panglima suka untuk berkongsi dengan pembaca sekalian supaya kita juga mendapat faedah dan manfaatnya.  InsyaAllah.  Semoga bertambah-tambah ilmu kita.  Ini berkenaan dengan Tawassul.
Berdoalah walau ketika senang dan apatah lagi diwaktu susah.

Tawassul atau wasilah artinya adalah mengerjakan sesuatu amal yang dapat mendekatkan diri kita pada Tuhan. Tawassul juga diperbolehkan dalam berdoa, malah hal ini akan lebih membuat doa tersebut makbul.
Contoh berdoa dengan wasilah atau tawassul:
1.    Kita mendatangi seorang ulama yang mulia dan dikasihi Tuhan, lalu kita berkata: "Saya akan mendo'a mohon itu ini kepada Tuhan, tetapi saya harap pula tuan Guru mendoakan kepada Allah bersama saya, supaya permintaan saya dikabulkannya".
2.    Kita berziarah kepada Nabi di Madinah, ketika beliau masih hidup ataupun pada ketika beliau telah wafat, maka kita berdoa di situ dan kita harapkan agar Nabi Muhammad s.a.w mendoakan kita pula kepada Allah. Ini namanya berdoa dengan tawassul, dengan orang yang masih hidup atau yang telah wafat.
3.    Kita datang ziarah ke makam Syeikh Abdul Qadir al Jailani, lantas kita berdoa di situ kepada Tuhan begini bunyinya: "Ya Allah, Ya Tuhan yang Pengasih dan Penyayang, saya mohon keampunan dan keredhaan-Mu berkat beliau yang bermakam di sini, karena beliau ini saya tahu, seorang ulama besar yang engkau kasihi. Berilah permohonan saya , Ya Allah Ya Rahman Ya Rahim"
4.    Kita berdoa kepada Allah : "Ya Allah, berkat kebesaran Nabi Besar Muhammad s.a.w, berilah permohonan saya ..."
5.    Kita berdoa : "Ya Allah, berkat nama-Mu yang besar, berilah saya ini itu". Ini berdoa tawassul dengan nama Tuhan.
6.    Kita berdoa , "Ya Allah, saya ada mengerjakan amalan yang baik, yaitu saya tetap hormat kepada ibu bapa saya. Kalau amal itu diterima oleh Engkau, maka berilah permohonan saya ini dan itu".
Dalil Tawasul
·         Dalil tawasul dalam Al Quran
·         Dalil tawasul dalam Hadis
Peranan tawasul
Tawasul adalah amalan sunat yang disukai oleh Allah. Buktinya adalah bahwa amalan tawasul ini disebutkan dalam Al Quran dan hadis, serta menjadi amalan para sahabat, tabiin, dan tabiut tabiin. Do'a/permintaan melalui tawasul insya Allah lebih mudah dikabulkan.
Tawasul (wasilah) adalah salah satu metode untuk menjadi orang bertaqwa. Sejarah menunjukkan bahwa generasi salafus soleh adalah orang-orang yang sangat kuat mengamalkan tawasul.


Panglima7.

Read more...

Nov 24, 2011

Pisang Emas Dibawa Belayar.....

Assalamualaikum Wbr.


Memang cantik bahasa Melayu dahulu kala. Berkias-kias seperti pantun di bawah.

Pisang Emas dibawa belayar,
Masak sebiji di atas peti,
Hutang emas boleh ku bayar,
Hutang budi dibawa mati. 

Apa maksud hutang budi di sini.....yang tak mampu dibayar dengan emas??  Tentunya kebaikan orang yang menyelamatkan nyawa seseorang atau kebaikan seseorang terhadapnya seperti memberi perlindungan nyawa atau tempat berteduh tanpa mengharapkan pembalasan.  Kebaikan dan ketulusan orang yang membantu itu dikenang oleh sipemiutang sampai ke mati.

Wallahualam.
Panglima7
Begitulah juga dengan kebaikan dan pengorbanan kedua ibu dan bapa yang tidak mampu kita membalasnya walau nyawa kita ditukar ganti.

Read more...

Nov 21, 2011

Jangan Berdoa Begini.......

Bismillahirrahmaanirrohimm.

Assalamualaikum Wbr.
Gambar Hiasan

Panglima pernah menghadiri sebuah majlis Takbir di Malam Hari Raya Aidil Fitri suatu masa dahulu. Salah seorang yang "Lead" majlis itu berdoa....lebih kurang begini bunyinya....."Ya Allah Ya Tuhan kami..apalah sudi kiranya Engkau....."  

Dan ada juga diantara kita yang menjawab soalan dari pertanyaan rakan dengan berkata begini......"Allah belum makbulkan lagi doaku"

Ada juga yang menjawab pertanyaan kawan..."dah dapat petunjuk lepas solat istikharah hari tuu....Lantas dia menjawab....Allah belum beri petunjuk lagi.

Mengapa dan apa kena mengena dengan doa itu dan jawapan kita......sila baca di bawah.


Berteguh hati dalam berdoa dan tidak berdoa dengan ucapan: "Jika Engkau berkenan...."
  • Hadis riwayat Anas ra., ia berkata: 
    Rasulullah saw. bersabda: Apabila seorang di antara kamu berdoa maka hendaklah dia berteguh hati dalam berdoa serta jangan pula dia berdoa dengan mengucapkan: "Ya Allah! Jika Engkau sudi maka berilah aku". Sesungguhnya Allah tidak ada yang memaksanya. (Shahih Muslim No.4837)                                                                 
  • Hadis riwayat Abu Hurairah ra.: 
    Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Apabila seorang di antara kamu berdoa, maka janganlah dia berkata: "Ya Allah! Ampunilah aku jika Engkau sudi."  Tetapi bersungguh-sungguhlah dia dalam memohon dan mohonlah perkara-perkara yang besar dan mulia (surga atau pengampunan), karena Allah tidak ada sesuatu pun yang besar bagi-Nya dari apa yang telah dianugrahkan. (Shahih Muslim No.4838)
Menerangkan seorang yang berdoa akan dikabulkan selama dia tidak cepat berkata: Aku telah berdoa tetapi tidak/belum dikabulkan
  • Hadis riwayat Abu Hurairah ra.: 
    Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Akan dikabulkan doa seseorang di antara kamu sekalian selama dia tidak terburu-buru berkata: Aku sudah berdoa, tetapi aku tidak atau belum dikabulkan. (Shahih Muslim No.4916)
Panglima7
Kalau tiba-tiba ada orang menyapa...."banyak dapat ikan"??
tak boleh sebut "belum lagi".....
Itulah sebabnya...doa kita lambat atau ditolak oleh Allah.
kena sebut "InsyaAllah."

Doa...."apalah sudi kiranya" memang bahasa yang santun .....mungkin sesuai untuk sesama manusia.

Berdoalah....dengan bersandarkan kepada...berkat Nabi Muhammad SAW...Penghulu segala rasul.  
Berkat Penghulu segala Hari..iaitu Hari Jumaat....aku bermohon kepadaMu....Ya Allah
Berkat guru-guruku...yang telah mengajari aku...aku bermohon kepadaMu.....Ya Allah.

Wallahualam.


Read more...

Nov 16, 2011

Makhluk Apakah ini..???

Bismillahirrahmaanirrohimm.

Assalamualaikum Wbr.

Beberapa hari yang lepas panglima ada menerima email dari sahabat dalam bentuk gambar-gambar kononnya diambil di Pantai Cenang.  Pantai Cenang di Langkawi laa kan.  Panglima pernah sampai di situ suatu beberapa tahun yang lalu.   Samada betul atau tidak..lokasi penemuan makhluk ini tidaklah Panglima ketahui.  Mana-mana pembaca yang tahu...boleh maklumkan dan sahkan penemuan ini.

Cuma yang menjad musykil, tidak pula dihebohkan bila terjumpa makhluk ini...tapi Dugong yang mati terdampar di tepi pantai...heboh satu Malaysia dicanangkan.  Wallahualam.
Saksikan.

Baru lagi tuu...1hb Oct 2011






Panglima7


Read more...

Nov 14, 2011

Kalau Ko Jumpa Pompuan Mcm Ni Malam2 Ko Lari Tak???

Bismillahirrahmaanirrohimm.
Assalamualaikum Wbr....

"Cik Pon"....Bukan Pondan laa....Tapi Pontianak.  Gmbr Hiasan shj.

Kalau korang jumpa perempuan macam ini, di tempat sunyi, ditengah-tengah malam buta...tak perlu ramai laa...seorang ajer perempuan seperti ini berambut panjang.....mengurai seperti dalam gambar di atas, berdiri di tepi jalan menahan kenderaanmu....KORANG LARI TAK ???....hahaha.....baru ko tahu langit nie tinggi rendah.  Ayat Qursi yang korang baca pun...ntah mana pangkal ntah mana hujungnya....ntah ingat atau tidak pun ayat Qursi waktu tu.

Makhluk yang di panggil Pontianak atau dengan singkatan "Cik Pon" ini memang susah nak ditemui melainkan anda keluar malam selepas waktu dinihari. (12tghmalam ke atas).  Justeru nabi SAW pernah menasihatkan jangan keluar malam....dikhuatiri kita akan diganggu dengan gangguan dari Iblis dan Syaitan.

Panglima tak pernah laa lagi jumpa ...tapi Panglima pernah diganggu oleh makhluk ini di rumah Panglima tahun ini juga, waktu itu dalam pukul 12 malam ke atas. Pukul 10 mlm ajer...dah sunyi sangat dah kat rumah Panglima. Panglima terdengar..suara perempuan menangis teresak-esak.  Bukan suara budak perempuan yang menangis ...tetapi suara anak dara yang berumur dalam lingkungan 20an.   Bila Panglima bukak ajer pintu rumah...bagi memastikan dari mana datangnya suara itu....ia terus lenyap.  

Baru-baru ini....Panglima dikejutkan lagi dengan suara perempuan menyanyi nyanyi dengan mendayu-dayu lewat tengah malam. Yang peliknya..kali nie...Panglima sorang ajer yg dengar.   Panglima dah agak dah...itulah suara Pontianak...cuba menganggu Panglima ketika berblogging di tengah malam.  Panglima belum lagi berjumpa dengan Cik Pon ini...tetapi beberapa jiran Panglima sudah pun terserempak dengan mereka di simpang jalan menuju ke rumah.  Mungkin sahabat sekalian ada Pangalaman bertemu dengan Cik Pon ini..(bahasa berlapik bagi tidak menyebut Pontianak bila bercerita dengan orang) boleh menceritakan secoret dua di sini.

Wassalam
Panglima7





Read more...

Nov 11, 2011

Makhluk Halus Menumpang Solat

Bismillahirrahmaanirrohimm.
Assalamualaikum Wbr.
Apabila kita dapat merasa kehadiran makhluk halus atau dapat melihatnya dengan mata kepala kita sendiri.....maka bertambah-tambahlah keimanan kita kepada Allah SWT.  Maha Besar Allah, Segala Puji Bagi Allah yang menjadikan mahkluk dari kalangan Manusia dan Jin.. Sesungguhnya kita bukan sendirian hidup di dunia ini, malah kita dikelilingi oleh makhluk Allah yang lain, yang tidak dapat dilihat dengan mata kasar.
Panglima7
*******************
BATU PAHAT : Terkejut, pelik, tergamam dan banyak lagi persoalan yang bermain di fikiran empat sekeluarga yang menghuni rumah di Kampung Desa Penyayang, Sri Medan, apabila ruang rumah mereka dijadikan tempat untuk solat jenazah makhluk halus.

Kejadian berkenaan disedari apabila penghuni rumah berkenaan pulang setelah beberapa ketika mengosongkan kediaman mereka.

Mohd Amin Kamil, 46, berkata, kejadian pelik di rumahnya mula berlaku tiga tahun lalu, apabila isterinya, Rahimah Mohamed, 49, mengemas sejadah yang terbuka.

Katanya, pada mulanya isterinya menganggap anak mereka menunaikan solat dan terlupa melipat sejadah tersebut.

Bagaimanapun anak mereka menafikan dan memberitahu dia belum lagi menunaikan solat.

“Saya dan isteri mula berasa pelik dengan kejadian ini dan membiarkannya sahaja dan tidak berkata apa-apa. Kami beranggapan mungkin ada di antara kami terlupa mengemas sejadah berkenaan.

“Tetapi perkara itu berulang kembali dan ia berlaku tiga kali berturut-turut, di mana kejadian berkenaan berlaku apabila masuknya waktu solat Asar, Maghrib dan juga Isyak.

“Perkara ini juga akan berlaku ketika matahari sedang naik, dan ia hanya berlaku apabila awal Muharam, tetapi kami diamkannya sahaja dan menganggap 'mereka' hanya menumpang solat,” katanya kepada Sinar Harian.

Kain batik lepas terbentang sendiri

Menurut Mohd Amin, bagaimanapun sesuatu mengejutkan berlaku apabila dia pulang sahaja ke rumah Khamis lalu dan mendapati di satu ruang dalam rumahnya terdampar sejadah untuk solat berjemaah.

Katanya, lebih mengejutkan di hadapan sekali dia melihat bantal dan juga kain batik lepas dibentang seperti menutup seorang jenazah.

“Saya terkejut dengan kejadian berkenaan dan bergegas keluar memberitahu isteri.

“Isteri saya memberitahu, sebelum dia keluar, rumah dikunci. Lalu kami teringatkan perkara yang berlaku sebelum ini di rumah.

“Sebelum itu, awal pagi dan sehari sebelum ini, saya mendapati sejadah di rumah kami terbentang seperti selalu. Kami membuat andaian mungkin salah seorang daripada makhluk halus berkenaan telah meninggal dunia,” katanya.

Sebelum ini, katanya, dia berhubung dengan beberapa ustaz dan mereka menyatakan makhluk berkenaan hanya untuk menumpang sahaja dan tidak mengganggu isi rumah.

Sebelum ini katanya, kejadian seumpama ini tidak pernah berlaku walaupun mereka telah mendiami rumah tersebut hampir 19 tahun.

Panglima7
Kiriman dari sahabat.


Read more...

Nov 10, 2011

Ini Gambar Betul atau FAKE ???

Assalamualaikum Wbr..



Agak-agaknya.....ini gambar betul atau fake.?  Betul ke ada pokok sebesar ini di dunia?

Wassalam.
Panglima7

Read more...

Nov 1, 2011

Beristeri 4.

Bismillahirrahmaanirrohimm.

Assalamualaikum Wbr.
Mungkin ada yang telah terbaca kisah ini...tapi bagi yang belum....bolehlah panglima berkongsi cerita dengan kalian semua.  Sekadar perkongsian dari Panglima.
------------------------------------
Suatu ketika, ada seorang pedagang kaya yang mempunyai empat orang isteri. Dia mencintai isteri yang keempat dan memberikan harta dan kesenangan yang banyak. Sebab, isteri keempat adalah yang tercantik di antara kesemua isterinya. Maka, tidak hairan lelaki ini sering memberikan yang terbaik untuk isteri keempatnya itu.


Pedagang itu juga mencintai isterinya yang ketiga. Dia sangat bangga dengan isterinya ini, dan sering berusaha untuk memperkenalkan isteri ketiganya ini kepada semua temannya. Namun dia juga selalu bimbang kalau-kalau isterinya ini akan lari dengan lelaki yang lain.

Begitu juga dengan isterinya yang kedua. Dia juga sangat menyukainya. Dia adalah seorang isteri yang sabar dan penuh pengertian. Bila-bila masa pun apabila pedagang ini mendapat masalah, dia selalu meminta pandangan isterinya yang kedua ini. dialah tempat bergantung. Dia selalu menolong dan mendampingi suaminya melalui masa-masa yang sulit.

Sama halnya dengan isterinya yang pertama. Dia adalah pasangan yang sangat setia. Dia sering membawa kebaikan bagi kehidupan keluarga ini. dialah yang merawat dan mengatur semua kekayaan dan usaha si suami. Akan tetapi si pedangang tidak begitu mencintainya. Walaupun isteri pertamanya ini begitu sayang kepadanya namun, pedagang ini tidak begitu memperdulikannya.

Suatu ketika, si pedagang sakit. Kemudian dia menyedari mungkin masa untuknya hidup tinggal tidak lama lagi. Dia mula merenungi semua kehidupan indahnya, dan berkata dalam hati, "Saat ini, aku punya empat orang isteri. Namun, apabila aku meninggal, aku akan sendiri. Betapa menyedihkan jika aku harus hidup sendiri."

Lalu dia meminta semua isterinya datang dan kemudian mulai bertanya pada isteri keempatnya, "Kaulah yang paling kucintai, kuberikan kau gaun dan perhiasan yang indah. Nah sekarang, aku akan mati, mahukah kau mendampingiku dan menemaniku?" Isteri keempatnya terdiam. "Tentu saja tidak!" jawab isterinya yang keempat, dan pergi begitu sahaja tanpa berkata-kata lagi. Jawapan itu sangat menyakitkan hati seakan-akan ada pisau yang terhunus dan menghiris-hiris hatinya.

Pedagang yang sedih itu lalu bertanya kepada isteri ketiganya, "Aku pun mencintaimu sepenuh hati, dan saat ini, hidupku akan berakhir. Mahukah kau ikut denganku, dan menemani akhir hayatku?". Isteri ketiganya menjawab, "Hidup begitu indah di sini. Aku akan menikah lagi jika kau mati". Pedagang begitu terpukul dengan jawapan isteri ketiganya itu.

Lalu, dia bertanya kepada isteri keduanya, "Aku selalu berpaling padamu setiap kali mendapat masalah. Dan kau selalu mahu membantuku. Kini, aku perlu sekali pertolonganmu. Kalau aku mati, mahukah kau ikut dan mendampingiku? " Si isteri kedua menjawab perlahan, "Maafkan aku tak mampu menolongmu kali ini. Aku hanya boleh menghantarmu ke liang kubur saja. Nanti, akan kubuatkan makam yang indah buatmu."

Jawapan itu seperti kilat yang menyambar. Si pedagang kini berasa putus asa.

Tiba-tiba terdengar satu suara, "Aku akan tinggal denganmu. Aku akan ikut ke manapun kau pergi. Aku, tak akan meninggalkanmu, aku akan setia bersamamu." Si pedagang lalu menoleh ke arah suara itu dan mendapati isteri pertamanya yang berkata begitu. Isteri pertamanya tampak begitu kurus. Badannya seperti orang yang kelaparan. Berasa menyesal, si pedagang lalu berguman, "Kalau saja aku mampu melayanmu lebih baik pada saat aku mampu, tak akan kubiarkan kau seperti ini isteriku."

Teman, sesungguhnya kita punya empat orang isteri dalam hidup ini;

ISTERI KEEMPAT adalah tubuh kita. Seberapa banyak waktu dan belanja yang kita keluarkan untuk tubuh kita supaya tampak indah dan gagah, semuanya akan hilang. Ia akan pergi segera apabila kita meninggal. Tak ada keindahan dan kegagahan yang tersisa saat kita menghadapNYA.

ISTERI KETIGA adalah status sosial dan kekayaan kita. Saat kita meninggal, semuanya akan pergi kepada yang lain. Mereka akan berpindah dan melupakan kita yang pernah memilikinya.

ISTERI KEDUA pula adalah kerabat dan teman-teman. Seberapa pun dekat hubungan kita dengan mereka, mereka tak akan mampu bersama kita selamanya. Hanya sampai kuburlah mereka akan menemani kita.

DAN SESUNGGUHNYA ISTERI PERTAMA adalah jiwa dan amal kita. Mungkin kita sering

mengabaikan dan melupakannya demi kekayaan dan kesenangan peribadi. Namun, sebenarnya, hanya jiwa dan amal kita sajalah yang mampu untuk terus setia dan mendampingi kemanapun kita melangkah. Hanya amal yang mampu menolong kita diakhirat kelak.

Jadi, selagi mampu, perlakukanlah jiwa dan amal kita dengan bijak. Jangan sampai kita menyesal di kemudian hari!



Panglima7
Kiriman Sahabat.
Read more...
Related Posts with Thumbnails

Jom Chatting dan Borak Secara Online

http://www.meebo.com/rooms

Pengikut Panglima7 Luar Negara